DAERAH  

Bulukumba Mulai Tancap Gas Perluasan MBG hingga Ibu Hamil

Avatar photo
Distribusi MBG kepada kelompok rentan. Foto Humas Bulukumba
Distribusi MBG kepada kelompok rentan. Foto Humas Bulukumba

PENA Times – Pemerintah Kabupaten Bulukumba memperluas jangkauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyasar kelompok rentan di luar peserta didik sekolah.

Program MBG kini mencakup kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD di seluruh wilayah Bulukumba.

Kepala Bidang Humas Diskominfo Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad menyampaikan bahwa pada tahap awal tercatat 6.914 penerima manfaat dari kelompok 3B.

Baca Juga:  Bulukumba Masuk Daftar Zona Siaga Cuaca Ekstrem, Jangan Panik!

Jumlah tersebut terdiri atas 1.066 ibu hamil, 1.985 ibu menyusui, dan 3.863 balita non PAUD.

Seluruh layanan MBG bagi kelompok 3B difasilitasi oleh 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar merata di daerah tersebut.

Ia menegaskan seluruh SPPG yang ada telah aktif menyalurkan bantuan gizi kepada kelompok sasaran.

“Distribusi MBG kepada sasaran 3B mulai dilaksanakan sejak Senin, 9 Februari lalu,” ungkap Andi Ayatullah Ahmad.

Baca Juga:  Pedoman Baru MBG, Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Skema Distribusi MBG Terpadu

Pemerintah daerah melibatkan 47 Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana sebagai penanggung jawab lapangan dalam proses pendistribusian.

Sebanyak 396 Tim Pendamping Keluarga turut dikerahkan untuk mengantar makanan sekaligus mengajak sasaran memanfaatkan program secara maksimal.

Teknis distribusi dilakukan dengan membawa paket MBG ke titik kumpul yang telah ditentukan di setiap desa.

Baca Juga:  SPPG Polri Perkuat Ketahanan Pangan 2026

Lokasi penyaluran meliputi kantor desa, rumah gizi, atau fasilitas lain yang mudah dijangkau masyarakat.

Pendekatan lintas sektor diterapkan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat intervensi gizi.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga terus memperbarui data penerima manfaat secara berkala demi menjaga ketepatan sasaran dan efektivitas program. ***