WISATA  

Bukan di Sulsel! Pasir Putih Bira Tengah Ada di Pulau Madura

Avatar photo
Atraksi di Pantai pasir putih Bira Tengah Pulau Madura. Foto Desa Wisata
Atraksi di Pantai pasir putih Bira Tengah Pulau Madura. Foto Desa Wisata

PENA Times – Indonesia memang dikenal dengan segudang pantai dengan pasir putih indah, seperti di Tanjung Bira Bulukumba, Sulawesi Selatan. Menarik, pasir putih dan nama Bira, ternyata juga ada di Pulau Madura, tepatnya di Desa Bira Tengah.

Desa Wisata Bira Tengah terletak di kawasan dataran rendah Kecamatan Sokobanah yang dialiri sungai menuju Pantai Lon Malang sebagai destinasi unggulan utara Pulau Madura.

Wilayah desa ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa di sisi utara serta dikelilingi desa-desa penyangga yang membentuk lanskap pesisir dan pedesaan yang khas.

Sejarah panjang Desa Bira Tengah berawal dari kawasan terpencil yang dipenuhi batuan keras menonjol yang dahulu sulit dilalui kendaraan.

Masyarakat setempat menyebut bebatuan tersebut sebagai “Ager Liger” yang kemudian melahirkan julukan Desa Batu Lenger hingga kini.

Status sebagai desa wisata resmi ditetapkan pada 2022 melalui pengukuhan Pemerintah Kabupaten Sampang lewat Dinas Pariwisata setempat.

Potensi Alam dan Budaya

Bentang alam perbukitan desa menghadirkan panorama matahari terbenam yang memikat dan menjadi daya tarik utama wisatawan.

Pantai Lon Malang menawarkan pasir putih bersih dengan ombak relatif tenang sehingga aman untuk aktivitas bermain air dan berendam.

Garis pantai yang luas memungkinkan wisatawan mendirikan tenda dan menikmati pengalaman berkemah di bawah deretan pohon cemara.

Spot swafoto terbentang alami dengan latar pasir putih, laut biru, dan rimbunnya pepohonan pesisir.

Pantai ini juga menjadi lokasi favorit pemancing karena aktivitas memancing dapat dilakukan langsung dari bibir pantai.

Selain pesisir, hamparan persawahan desa dimanfaatkan sebagai jalur hiking ringan bagi pengunjung yang menyukai wisata berjalan santai.

Wahana ATV berbagai medan tersedia untuk menambah pilihan aktivitas rekreasi bagi wisatawan.

Pengelolaan wisata didukung Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang berdiri sejak 2018 dan kini menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Sekitar 250 warga terlibat langsung dalam operasional wisata, terutama di kawasan Pantai Lon Malang.

Akses menuju desa dapat ditempuh sekitar 53 kilometer dari pusat Kota Sampang dengan waktu perjalanan kurang lebih satu setengah jam. ***