penaTIMES, JAKARTA — Unit Layanan Terpadu (ULT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyabet tiga penghargaan predikat Gold pada ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang digelar oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Capaian tertinggi diraih untuk tiga kategori kompetisi, yakni The Best Customer Protection, The Best Business Contribution, serta The Best Contact Center Public Service. TBCCI merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan ICCA sejak 2007 untuk menguji efisiensi, akuntabilitas, dan inovasi tata kelola pusat interaksi lembaga swasta maupun instansi pemerintah di Indonesia.
Evaluasi Standar Perlindungan dan Efisiensi Layanan
Hasil pada TBCCI 2026 mencerminkan tingkat kepuasan publik terhadap kecepatan respons serta keamanan sistem pengaduan yang dikelola lembaga kementerian. Keberhasilan mempertahankan kinerja instansi diukur melalui audit independen terhadap proses operasional, pemanfaatan teknologi informasi, dan kompetensi kualifikasi personel.
Kepala Bagian Informasi dan Fasilitasi Layanan Terpadu Kemendikdasmen, Anandes Langguana, menegaskan keberadaan ULT difokuskan pada penyelesaian masalah masyarakat secara langsung.
“Setiap interaksi dengan masyarakat adalah kesempatan untuk memberikan solusi. Karena itu, kami akan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, proses layanan, serta inovasi agar masyarakat mendapatkan pengalaman layanan yang mudah, cepat, dan RAMAH,” kata Anandes.
Komitmen Meningkatkan Kepercayaan Publik
Integrasi data internal dan transparansi penanganan aduan menjadi indikator utama penafsiran juri dalam menentukan pemenang kategori perlindungan konsumen (Customer Protection) dan kontribusi operasional.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menyatakan bahwa pencapaian ini diposisikan sebagai parameter keberlanjutan kualitas tata kelola informasi publik.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh tim dalam memberikan layanan yang semakin cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bagi kami, yang terpertimur bukan hanya penghargaan, tetapi bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kemendikdasmen terus kita jaga dan tingkatkan,” ujar Yudhistira.**






