Menpar Widiyanti Buka Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 di Solo

Avatar photo
Foto: Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat membuka Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Pura Mangkunegaran, Solo, Sabtu/26/9/2026/kemenpar.go.id/

PENATIMES, SURAKARTA — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka ajang Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, program unggulan Kementerian Pariwisata ini memusatkan rangkaian kegiatannya di Solo dan Yogyakarta hingga 4 Oktober 2026 dengan mengusung tema “From Local Roots to Global Recognition”.

Langkah penguatan sektor gastronomi ini selaras dengan posisi industri kuliner sebagai penopang utama ekonomi kreatif nasional, yang secara konsisten menyumbang lebih dari 40 persen terhadap PDB subsektor ekonomi kreatif Indonesia. Melalui WIG 2026, pemerintah menargetkan peningkatan daya saing quality tourism berbasis narasi kebudayaan lokal.

Penetrasi Pasar Global dan Penguatan Akar Kebudayaan

Berbeda dari penyelenggaraan perdana tahun 2025 yang berfokus pada gerbang internasional Jakarta dan Bali, WIG 2026 sengaja mengakar ke jantung kebudayaan Jawa. Pemilihan Solo dan Yogyakarta ditujukan untuk memperkuat jaringan pariwisata kawasan Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar).

“Jika pada 2025 kami memulai dari Jakarta dan Bali, tahun ini kami ingin masuk lebih dalam ke akar yang membentuk gastronomi Indonesia. Karena itu, Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 menempatkan Solo dan Yogyakarta di pusat penyelenggaraan,” kata Widiyanti di Pura Mangkunegaran.

Ia menambahkan bahwa tradisi keraton, pasar tradisional, warung lokal, hingga ruang kreatif di Jawa bagian tengah membentuk ekosistem unik yang memberikan nilai tambah pada pengalaman wisatawan.

Sektor gastronomi Indonesia sendiri mencatat tren positif di tingkat internasional. Restoran August naik ke peringkat 42 dan Locavore NXT melesat ke posisi 44 dalam daftar Asia’s 50 Best Restaurants 2026. Selain itu, Indonesia meraih penghargaan New Destination Champion Award 2026 dari lembaga asal Prancis, La Liste.

Kolaborasi Internasional dan Peluncuran Panduan Kuliner

Penyelenggaraan WIG 2026 melibatkan 18 perwakilan media dan tastemakers nasional serta internasional, termasuk perwakilan dari Forbes Travel Guide, La Liste, The World’s 50 Best, dan CNN International. Rangkaian acara diisi dengan WIG Talks and Forum, Artisan Market di Grand Hotel de Djokja pada 2–4 Oktober 2026, serta Culinary Festival yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja di Indonesia (APPBI) di 32 mal di 14 kota pada 7 Oktober–1 November 2026.

Di samping itu, WIG 2026 menyinergikan diplomasi kebudayaan melalui kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis dan Institut Français d’Indonésie (IFI) dalam program Rendez-Vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026. Sinergi ini mempertemukan Chef Degan Septoadji dan Chef Wayan bersama Chef Stéphane Carrade, Executive Chef Le Skiff Club asal Prancis peraih dua bintang Michelin.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, H.E. Fabien Penone, turut hadir dalam pembukaan yang juga menjadi momentum peluncuran dua buku panduan resmi: Indonesia Gourmet Guide (memuat 150 restoran kontemporer) dan Indonesia Local Eateries Guide (memuat 150 tempat makan lokal legendaris).

Kementerian Pariwisata merencanakan keberlanjutan program WIG ke wilayah lain, termasuk Sumatra Barat, guna memastikan dampak ekonomi dari pengakuan internasional dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di daerah asal tradisi kuliner tersebut.**