Kemensos dan Mandiri Terobos Hambatan Burekol Bansos 2026

Avatar photo
Foto: Sinergi Kemensos - Bank Mandiri Percepat Penyaluran Bansos dan Pemberdayaan Masyarakat/kemensos.go.id/

PENATIMES, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sepakat merombak mekanisme teknis pembukaan rekening kolektif (burekol) guna mengurai penyumbatan distribusi bantuan sosial di tingkat daerah. Langkah ini mencakup rencana pembukaan akses perbankan melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengonfirmasi bahwa kendala teknis dalam proses pencetakan kartu, pembukaan rekening, hingga verifikasi fisik kehadiran penerima manfaat kerap melambatkan pemanfaatan dana bantuan. “Justru kita harus perkuat ini ke depan. Selama ini kita sudah banyak kerja sama, terutama dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Saifullah dalam pertemuan resmi di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:  Strategi Kemendag Pacu UMKM Kuliner Lokal Tembus Ekosistem Digital

Solusi Kendala Verifikasi dan Distribusi Kartu

Secara historis, penyaluran bansos non-tunai di Indonesia kerap tertahan akibat ketidaksesuaian data kependudukan saat proses burekol massal, yang mengakibatkan ribuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak terdistribusi tepat waktu. Evaluasi teknis Kemensos mencatat, kendala utama di lapangan berpusat pada kehadiran fisik penerima manfaat saat proses verifikasi dan penyerahan kartu.

Bank Mandiri menyatakan komitmennya untuk melakukan penyesuaian operasional, termasuk opsi pemetaan ulang wilayah layanan antarbank agar penjangkauan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lebih efisien. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menegaskan kesiapan infrastruktur teknologi informasi internal bank dalam mendukung percepatan registrasi data tersebut.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Aplikasi, Ini Strategi Sulsel Garap Transaksi Nontunai Ratusan Miliar

“Kita akan support, Pak,” kata Henry.

Integrasi Layanan Perbankan di Koperasi Desa Merah Putih

Selain pembenahan burekol, koordinasi ini menyepakati perluasan titik layanan perbankan hingga tingkat desa melalui jaringan KDMP. Skema ini dirancang untuk mendekatkan akses penarikan dana tanpa mewajibkan penerima manfaat mendatangi kantor cabang bank penyalur.

Gus Ipul meminta jajaran perbankan menyiapkan format transaksi yang adaptif di tingkat desa, baik melalui model keagenan maupun integrasi sistem pembayaran elektronik. “Yang paling mungkin itu adalah layanan Mandiri di KDMP. Apakah lewat agen atau lewat apa, silakan, Pak. Nanti didiskusikan lebih detail,” tuturnya.

Baca Juga:  Ancaman Sanksi Pecat Intai Wali Asuh Sekolah Rakyat Pelaku Perundungan

Dalam audiensi yang turut dihadiri jajaran direktorat jenderal dan pusat data Kemensos tersebut, pihak kementerian memberikan penghargaan resmi atas keterlibatan Bank Mandiri dalam tanggap darurat bencana dan penyaluran bantuan sosial sepanjang periode berjalan.**