PENATIMES, BULUKUMBA — SMAN 5 Bulukumba keluar sebagai juara Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume 4 Wilayah V Sulawesi Selatan Zona Bulukumba 2026 setelah mengalahkan SMAN 11 Bulukumba melalui adu penalti di Stadion Mini Bulukumba, Selasa (6/10/2026). Hasil imbang 0-0 selama 2 x 35 menit memaksa laga ditentukan dari titik putih, tempat SMAN 5 memastikan kemenangan.
Kompetisi usia muda ini menjadi pilar mendasar dalam piramida pembinaan sepak bola nasional, sejalan dengan program penjarangan bakat daerah yang rutin diintegrasikan ke kompetisi berjenjang PSSI. Selain trofi juara utama yang diraih SMAN 5 Bulukumba dan posisi runner-up oleh SMAN 11 Bulukumba, SMAN 9 Sinjai menempati peringkat ketiga bersama.
Daftar Peraih Penghargaan Individu LPI Bulukumba 2026
Penyelenggara mengumumkan tiga pemain yang menyabet gelar individual atas performa konsisten sepanjang turnamen:
-
Top Scorer: Wawan (SMAN 3 Bulukumba)
-
Best Player: Fauzan (SMAN 11 Bulukumba)
-
Best Goalkeeper: Syamsul (SMAN 9 Sinjai)
Evaluasi dan Pengembangan Ekosistem Pembinaan Musim Depan
Pihak operator menegaskan bahwa berakhirnya partai final menjadi titik awal evaluasi untuk menggulirkan format pembinaan yang lebih komprehensif pada musim berikutnya.
Competition Director LPI Zona Bulukumba sekaligus Ketua Steering Committee, Saiful Alief Subarkah, menyampaikan bahwa kelancaran turnamen tercipta atas kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Polres Bulukumba, tim medis PSC 119, hingga perangkat pertandingan.
“Musim depan kami akan kembali dengan konsep sepakbola pembinaan usia pelajar. Semua kekurangan pada musim ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan,” kata Saiful.
Dukungan serupa datang dari sektor pemerintahan dan pendidikan daerah. Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Bulukumba, H. Arafah, menekankan pentingnya institusi sekolah sebagai wadah pembentukan karakter dan penggalian bakat olahraga.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bulukumba, Muhammad Daud Kahal, menyatakan pemerintah daerah siap memfasilitasi penggunaan sarana olahraga, seperti stadion, untuk mendukung keberlanjutan pembinaan atlet muda daerah.*






