RAGAM  

Andi Edy Manaf Dorong Vokasi Bulukumba Mandiri Lewat Usaha

Avatar photo
Foto: Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 di Gedung Pinisi, mendorong lulusan jadi wirausaha mandiri/Penatimes/

“Menempa mimpi di balik dinding Gedung Pinisi, para pemuda Bulukumba melangkah keluar bukan sekadar mencari kerja, melainkan membawa nyala api kemandirian usaha.”

PENATIMES, BULUKUMBA — Angin sore berembus lembut melintasi lantai empat Gedung Pinisi, seolah membawa serta napas harapan baru bagi masa depan tanah Butta Panrita Lopi. Di Aula Kahayya, deretan wajah muda berbinar menatap lembaran baru kehidupan, merangkum perjalanan berharga yang baru saja mereka selesaikan.

Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, berdiri di hadapan para lulusan dengan tatapan penuh keyakinan. Hari itu, Kamis (29/10/2026), penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah simpul janji bagi lahirnya kemandirian ekonomi daerah.

Baca Juga:  PSSI Turunkan Wasit Terbaik di Semifinal LPI Bulukumba 2026

“Kita berharap lulusan ini nantinya mampu menenun jalannya sendiri, merajut asa hingga kelak ada yang berdiri tegak membuka jasa tata rias, salon kecantikan, bengkel terampil, hingga kedai kopi hangat,” tutur Edy Manaf di hadapan para peserta workshop kewirausahaan bertema “Mewujudkan Lulusan Vokasi yang Kompeten, Mandiri, dan Berjiwa Wirausaha”.

Menempa Proses, Melampaui Batas Instan

Bagi Edy Manaf, kesuksesan sejati tidak pernah lahir dari rahim instan. Ia ibarat ukiran kayu di atas kapal Pinisi yang membutuhkan ketukan palu berpola, kesabaran, serta ketekunan yang teruji oleh waktu.

Ia mengingatkan bahwa ijazah keterampilan hanyalah sehelai peta; kompas sesungguhnya berada di dalam dada berupa etos kerja yang tangguh. Produktivitas, menurutnya, adalah harga diri yang harus dijaga, baik ketika mereka menjejakkan kaki di tanah rantau maupun saat membangun bumi pertiwi sendiri.

Baca Juga:  Bulukumba Jajal Teknologi Drainase Jepang Atasi Banjir

Langkah mulia ini tentu tidak berdiri di atas ruang hampa. Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus merajut jaring pengaman ketenagakerjaan, bergandengan erat dengan tangan-tangan kreatif dari PD Pemuda Muhammadiyah Bulukumba.

Simfoni Kolaborasi di Tiga Titik Bumi

Di balik layar keberhasilan program ini, terajut sebuah jalinan sinergi yang kokoh bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng. Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Amran, menceritakan bagaimana nota kesepahaman diterjemahkan menjadi denyut nyata di tengah masyarakat.

Tiga pilar keterampilan disemai di tiga wilayah berbeda: seni tata rias yang mempercantik senyum di Kecamatan Gantarang, keahlian otomotif injeksi yang menderu di Kecamatan Bontotiro, serta seni meracik kopi (barista) yang menghangatkan malam di Kecamatan Kindang.

Baca Juga:  Polres Bulukumba Kejar Satu Tahanan Kabur Usai Salat Duhur

“Program ini hadir sebagai suluh pembebasan, menenun kompetensi agar generasi muda kita tidak hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama di panggung ekonomi mandiri,” ungkap Amran penuh semangat.

Gema penutupan resmi oleh sang Wakil Bupati lantas bersambung menjadi ruang diskusi yang bernas. Workshop kewirausahaan yang dipandu oleh Andi Asniati, S.T., M.M., selaku Subkoordinator Bidang Pemberdayaan BPVP Bantaeng, menutup rangkaian hari itu dengan percikan-percikan ide bisnis yang siap disemaikan ke bumi nyata.*