Polres Bulukumba Gelar Jumat Bersih di Masjid Taccorong

Avatar photo
Foto: Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafruddin bersama personel membersihkan halaman dalam kegiatan Jumat Bersih Polres Bulukumba di Masjid Ibadul Makmur Taccorong/Penatimes/

”Saat tangan-tangan penjaga hukum beralih memegang sapu, kebersihan dan ketulusan berpadu dalam keheningan pagi Taccorong”

PENATIMES, BULUKUMBA — Di bawah naungan langit pagi yang jernih, kala embun masih membekas di pucuk-pucuk dedaunan, pelataran Masjid Ibadul Makmur di Desa Taccorong, Kabupaten Bulukumba, mendadak riuh oleh langkah-langkah kaki yang membawa niat baik.

Bukan untuk mengamankan demonstrasi atau menindak pelanggaran hukum, kali ini para penjaga ketertiban negeri hadir dengan senjata yang jauh lebih bersahaja: sapu lidi, arit pembersih, dan senyum tulus tanpa jarak.

Dipimpin langsung oleh Wakapolres Bulukumba, Kompol H. Syafruddin, S.H., jajaran kepolisian setempat mendaratkan kepedulian mereka tepat di jantung spiritual warga. Usai menuntaskan apel pagi yang khidmat, rombongan berseragam cokelat ini melangkah mantap menuju rumah ibadah, mengubah barisan disiplin menjadi barisan kebersamaan.

Baca Juga:  Menyapa Fajar Bersama Warga, Langkah Sunyi Polres Bulukumba Merajut Kedamaian

Menyisir Rerumputan, Menghidupkan Kembali Gotong Royong

Suara sapu yang bergesekan dengan ubin halaman dan denting alat pembersih saluran air memecah keheningan pagi. Dengan penuh semangat, personel Polres Bulukumba bergotong royong mengangkat timbunan sampah plastik dan mencabut rumput liar yang merambat di sela-sela drainase masjid.

Bagi mereka, pelataran tempat ibadah bukan sekadar fasilitas fisik yang harus dirawat, melainkan cerminan dari jiwa masyarakat yang bersih dan bertakwa.

Baca Juga:  Bulukumba Masuk Daerah Udara Terburuk, Satlantas Bagi Masker

Aksi ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari filosofi kehadiran Polri di tengah publik. Kehadiran mereka bukan lagi tentang garis polisi atau sirene yang menderu, melainkan tentang telapak tangan yang ikut mengusap debu di rumah Tuhan.

Merawat Kesejukan, Menjaga Kedekatan dengan Warga

Di sela-sela kegiatan, Kompol H. Syafruddin mengungkapkan bahwa gerakan ini murni lahir dari panggilan nurani untuk merawat lingkungan sekaligus merangkut kehangatan batin bersama warga sekitar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, termasuk tempat ibadah yang menjadi fasilitas bersama,” tutur Kompol Syafruddin dengan nada hangat.

Baca Juga:  Oknum ASN Bulukumba Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba

Melalui napas Gerakan Jumat Bersih, Polres Bulukumba berkehendak menanam benih budaya hidup bersih yang mengakar di sanubari warga.

Lebih jauh dari sekadar estetika fisik, peluh yang menetes di halaman masjid hari itu menjadi jembatan tak kasat mata yang mempererat ikatan emosional antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Sebab, pada akhirnya, esensi sejati dari pengayoman bersemi dalam kalimat sederhana: Polisi Bersama Masyarakat, hadir, ada, peduli, dan bermanfaat.*