Fantastis, Anggaran MBG Rp60 Triliun Genjot Ekonomi Nasional

Avatar photo
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Membahas anggaran MBG Foto Dok Ekon
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Dok Ekon

PENA Times – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada kuartal pertama 2026 mencapai Rp60 triliun.

Informasi tersebut terungkap saat Airlangga Hartarto rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.

Program Makan Bergizi Gratis diposisikan sebagai instrumen fiskal untuk mempercepat sirkulasi ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi masyarakat.

“MBG sampai dengan kuartal pertama diperkirakan akan ada realisasi anggaran sebanyak Rp60 triliun. Hal ini tentu akan mendorong stimulasi perekonomian,” ujar Airlangga.

Baca Juga:  Data Terbaru BGN, 21.897 SPPG Telah Melayani MBG

Pemerintah menilai belanja MBG berperan penting dalam menopang sektor pangan dan menjaga daya beli kelompok rumah tangga.

Peran Strategis MBG dalam Pembangunan Ekonomi

Selain MBG, pemerintah menjalankan rangkaian stimulus tambahan untuk menjaga aktivitas ekonomi jelang periode hari besar.

Insentif transportasi diberikan melalui potongan tarif kereta api dan angkutan laut sebesar 30 persen serta pembebasan biaya jasa penyeberangan hingga 100 persen.

Baca Juga:  Program MBG Prabowo Bikin Ekonomi Bergerak dari Desa ke Kota

Sektor penerbangan domestik turut memperoleh potongan harga tiket kelas ekonomi di kisaran 17 hingga 18 persen.

Total kebutuhan anggaran insentif transportasi diperkirakan mencapai Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan skema non-APBN.

Di sektor perlindungan sosial, pemerintah menyiapkan bantuan pangan bagi 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil satu hingga empat.

Baca Juga:  Langkah Tegas! 2.340 Dapur MBG Kantongi Sertifikat Halal

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng dengan nilai anggaran Rp11,92 triliun.

Pemerintah pusat meminta dukungan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sebagai kebijakan pendukung mobilitas, pemerintah juga menerapkan skema kerja fleksibel atau work from anywhere pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. ***