Harga Emas Pegadaian 20 September 2026: Antam dan UBS Stagnan

Avatar photo
Foto Ilustrasi: Emas batangan/pegadaian.co.id/

PENATIMES, JAKARTA — PT Pegadaian (Persero) mempertahankan tarif jual emas batangan tiga merek utama—Antam, Galeri 24, dan UBS—tanpa penyesuaian harga pada perdagangan Minggu (20/9/2026). Stagnasi nilai jual produk investasi ini lazim terjadi pada akhir pekan seiring dengan nihilnya aktivitas transaksi pasar spot internasional yang menjadi acuan penetapan harga harian.

Berdasarkan pembaruan data operasional Pegadaian, emas cetakan Antam ukuran 1 gram dipatok Rp2.678.000, sama seperti posisi perdagangan Sabtu. Produk pecahan terkecil, yakni 0,5 gram, diperdagangkan di angka Rp1.390.000.

Baca Juga:  BAZNAS Perkuat Pengelolaan Zakat ASN di 48 Kementerian

Komparasi Harga Cetakan Emas Galeri 24 dan UBS

Untuk varian cetakan anak perusahaan BUMN, Galeri 24 pecahan 1 gram berada di level Rp2.584.000, sedangkan pecahan 0,5 gram dijual Rp1.356.000. Sementara itu, komoditas cetakan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) pecahan 1 gram berada pada angka Rp2.610.000 dan ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.411.000.

Secara historis, penentuan tarif harian di tingkat ritel domestik memperhitungkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta biaya cetak masing-masing produsen. Perbedaan harga antar-merek dipengaruhi oleh margin operasional pabrikan dan sertifikasi kelengkapan unit.

Baca Juga:  RUU APBN 2027 Disetujui DPR, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Rincian Lengkap Harga Emas Batangan di Pegadaian Per 20 September 2026

Berikut daftar harga transaksi emas batangan dari pecahan 0,5 gram hingga 100 gram:

Ukuran Antam (Rp) Galeri 24 (Rp) UBS (Rp)
0,5 gram 1.390.000 1.356.000 1.411.000
1 gram 2.678.000 2.584.000 2.610.000
2 gram 5.295.000 5.107.000 5.179.000
5 gram 13.160.000 12.673.000 12.797.000
10 gram 26.264.000 25.277.000 25.458.000
25 gram 65.531.000 62.853.000 63.521.000
50 gram 130.981.000 125.606.000 126.780.000
100 gram 261.883.000 251.089.000 253.459.000
Baca Juga:  BAZNAS Ubah Strategi Penghimpunan ZIS Berbasis Data Donatur

Sumber: pegadaian.co.id