Persaingan Fase Grup Mengkerucut, 6 Tim Lolos ke Babak Gugur LPI Bulukumba

Avatar photo
Foto ilustrasi: wasit sedang memasuki lapangan pertandingan/Lpi/

PENATIMES, BULUKUMBA — Sebanyak enam tim sekolah mengamankan tiket ke babak knock-out Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume 4 Wilayah V Sulawesi Selatan Zona Bulukumba hingga Senin (21/9/2026). Kepastian kelolosan tersebut diperoleh usai tim-tim tersebut mengunci posisi sebagai juara dan runner-up grup pada akhir fase penyisihan.

Enam tim yang dipastikan melaju ke sistem gugur meliputi SMAN 1 Bulukumba, SMAN 18 Bulukumba, SMAN 3 Bulukumba-A, SMAN 9 Bulukumba-B, SMAN 9 Sinjai, serta SMAN 9 Bulukumba-A. Keberhasilan SMAN 9 Bulukumba meloloskan dua tim sekaligus menegaskan dominasi pembinaan olahraga di sekolah tersebut pada ajang tahun ini.

Evaluasi Fase Grup dan Kesiapan Mental Atlet

Sistem kompetisi LPI menerapkan perolehan poin konsisten sejak laga pertama grup sebagai syarat mutlak kelolosan. Persaingan ketat di tingkat regional ini merupakan bagian dari rantai pembinaan sepak bola jenjang usia muda di bawah pengawasan dinas pendidikan dan pengurus olahraga daerah setempat.

Baca Juga:  LPI Bulukumba 2026: SMAN 11 Lolos ke Final Usai Depak SMAN 3

Competition Director LPI Zona Bulukumba, Saiful Alief Subarkah, menjelaskan bahwa masuknya enam tim pertama ini menandai transisi kompetisi ke tingkat tekanan yang lebih tinggi. Menurutnya, format sistem gugur menuntut kesiapan teknis sekaligus ketahanan mental dari para pemain usia pelajar.

“Enam tim sudah memastikan tiket ke babak knock-out. Ini menunjukkan bahwa persaingan di fase grup berlangsung kompetitif. Namun, lolos dari fase grup bukan akhir dari perjalanan. Justru tantangan berikutnya akan semakin berat karena setiap pertandingan di sistem gugur menentukan langkah mereka selanjutnya,” ujar sosok yang akrab disapa SAS tersebut.

Baca Juga:  Udara Bulukumba Tercemar Mikroplastik, Jumlah Partikel Naik 5 Kali Lipat

SAS menambahkan, fase gugur diposisikan sebagai ruang ujian bagi kedisiplinan dan nilai-nilai fair play atlet muda.

“Kami ingin para pemain memahami bahwa kompetisi ini bukan hanya soal mengejar kemenangan. Mereka sedang belajar menghadapi tekanan pertandingan, mengambil keputusan di lapangan, menghormati lawan, dan menjaga fair play. Nilai-nilai itulah yang penting dalam proses pembinaan atlet pelajar,” katanya.

Baca Juga:  Prigi Arisandi Ajak Pelajar Bulukumba Jadi Penjaga dan Peneliti Sungai

Perebutan Tiket Tersisa di Fase Penyisihan

LPI Zona Bulukumba dirancang sebagai wadah pemantauan bakat potensial untuk disalurkan ke level kompetisi daerah maupun nasional. Selain mengincar predikat juara, kejuaraan ini memprioritaskan jam terbang pertandingan bagi atlet muda.

Panitia penyelenggara masih membuka perebutan sisa tiket babak knock-out bagi tim yang belum menyelesaikan laga penyisihan grup. Hasil pertandingan penutup pada sisa laga fase grup akan menentukan komposisi lengkap bagan sistem gugur LPI Zona Bulukumba.**