PenaTimes.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelaksanaan program prioritas pemerintah telah menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat sekaligus menggerakkan roda ekonomi nasional.
Kebijakan yang mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan kesehatan tanpa biaya, dan pemerataan pendidikan dijalankan sebagai satu kesatuan strategi pembangunan jangka panjang.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Program Makan Bergizi Gratis disebut telah berkembang pesat dengan cakupan penerima manfaat yang terus meluas di berbagai daerah.
Presiden menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membangun ekosistem usaha dan membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.
“Dan MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026,” ujar Presiden Prabowo.
Dampak Ekonomi Program Nasional
Pemerintah mencatat ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi telah beroperasi dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar secara berkelanjutan.
Di sektor kesehatan, negara memperluas akses layanan dasar melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang menjangkau masyarakat lintas wilayah.
Presiden menyampaikan bahwa puluhan juta warga telah merasakan layanan tersebut, yang menjadi tonggak baru dalam sejarah pelayanan kesehatan nasional.
Pada bidang pendidikan, pemerintah mempercepat pemerataan fasilitas belajar dengan mendistribusikan perangkat teknologi ke sekolah-sekolah hingga wilayah terpencil.
Bantuan tersebut memastikan siswa di daerah terluar dan tertinggal memiliki akses pembelajaran yang setara dengan wilayah perkotaan.
Selain sektor sosial, Presiden juga menyoroti langkah penguatan ekonomi nasional melalui konsolidasi aset negara dalam satu pengelolaan profesional.
Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara diproyeksikan menjadi instrumen strategis untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.
Presiden Prabowo menegaskan seluruh kebijakan tersebut dijalankan dengan disiplin untuk memperkuat kemandirian bangsa dan meningkatkan kualitas hidup rakyat






