Menteri hingga Presiden Berzakat Lewat Baznas, Total Rp3,8 M

Avatar photo
Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Baznas di Istana Negara dengan total penghimpunan lebih dari Rp3,8 miliar.. Foto dok
Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Baznas di Istana Negara dengan total penghimpunan lebih dari Rp3,8 miliar.. Foto dok

PENATIMES – Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan jajaran Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara.

Pelaksanaan zakat tersebut dikemas dalam kegiatan bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” yang berlangsung dalam rangkaian Sidang Kabinet Paripurna.

Kegiatan tersebut dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala badan, penasihat khusus presiden, serta asisten khusus presiden.

Penyerahan zakat Presiden Prabowo secara simbolis diterima oleh Ketua Baznas Sodik Mudjahid yang kemudian memanjatkan doa bagi para muzaki.

Hingga pelaksanaan kegiatan tersebut, layanan konter zakat di Istana Negara berhasil menghimpun dana lebih dari Rp3,8 miliar.

Baca Juga:  Presiden Prabowo dan DEN Bahas Konflik Timur Tengah

Dana tersebut berasal dari 111 muzaki yang menunaikan kewajiban zakat pada kesempatan tersebut.

Presiden Dorong Penguatan Peran Baznas dalam Pengelolaan Zakat

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penunaian zakat oleh para pejabat negara diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukkan lagi peran yang sangat penting dari Baznas,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menekankan bahwa berbagai lembaga keuangan dan ekonomi dari organisasi keagamaan perlu dikoordinasikan dan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi.

Baca Juga:  Program MBG Prabowo Bikin Ekonomi Bergerak dari Desa ke Kota

Langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi umat secara efisien dan terarah.

Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan zakat di Istana Negara pada bulan Ramadan.

Ia menyebut momentum tersebut memberikan nilai penting dalam memperkuat gerakan zakat nasional.

Menurut Sodik, pada Ramadan 2026 Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar.

Target tersebut menjadi bagian dari target penghimpunan zakat Baznas pusat yang diproyeksikan mencapai Rp1,4 triliun sepanjang tahun 2026.

Secara nasional, Baznas menargetkan pengelolaan zakat pada tahun ini mencapai Rp66 triliun yang melibatkan pengelolaan di tingkat pusat dan daerah.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Ikut Joget “Tabola Bale” di Istana Merdeka

Pengumpulan zakat selama Ramadan 2026 secara nasional diperkirakan mencapai Rp6 triliun melalui sekitar 760 lembaga zakat yang terdiri dari Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Sodik berharap keteladanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menunaikan zakat dapat menginspirasi pejabat negara, pelaku usaha, serta masyarakat untuk memperkuat gerakan zakat.

Ia juga mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan umat dan membantu pengentasan kemiskinan. ***