PenaTimes.com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.
Peristiwa tersebut menyebabkan satu bangunan gudang mengalami kerusakan total dengan nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Laporan awal kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan dari warga sekitar lokasi kejadian pada Senin, 9 Februari 2026.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangerang Selatan, Omay Komarudin, memastikan respons cepat dilakukan begitu laporan masuk.
“Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Omay Komarudin.
Proses Pemadaman Berisiko Tinggi
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membesar di dalam area pergudangan.
Untuk memperkuat suplai air, petugas juga mendapat bantuan dua unit mobil pemadam dari kawasan BSD serta dua unit mobil tangki air.
Material kimia jenis insektisida yang tersimpan di dalam gudang menjadi faktor utama cepatnya api membesar dan sulit dikendalikan.
Jarak lokasi kejadian yang cukup jauh dari sumber air turut memperlambat proses pemadaman di lapangan.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa karena kondisi gudang dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.
Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api di sekitar lokasi.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap pemicu kebakaran.
Pihak kepolisian memastikan seluruh prosedur penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui sumber api yang menghanguskan gudang tersebut. ***






