Jumat Berkah Polres Bulukumba: Hangatnya Solidaritas di Pasar Tua

Avatar photo
Foto: Personil Polwan dan Bhayangkari Polres Bulukumba menyambut warga dalam program Jumat Berkah di Kompleks Pasar Tua Bulukumba/Penatimes/

“Di bawah langit Bulukumba yang menaungi riuh Pasar Tua, semangkuk hidangan hangat merajut simpul persaudaraan tanpa sekat.”

PENATIMES, BULUKUMBA – Deru mesin kendaraan dan derap langkah kaki manusia berpadu dalam ritme harian yang akrab di Kompleks Pasar Tua, Kota Bulukumba.

Di tengah gelombang kesibukan tersebut, sebuah oase kecil terbentang di depan Posko Resmob pada Jumat (30/10/2026).

Merajut Kehangatan Tanpa Batas Sekat

“Singgahki makan, Pak, Bu, Om, Dek!” Sapaan itu meluncur lembut dari bibir para Polisi Wanita (Polwan) dan pengurus Bhayangkari Polres Bulukumba.

Bukan sekadar panggilan ramah, kalimat itu menjelma sebagai undangan terbuka yang meruntuhkan jarak antara aparat penegak hukum dan masyarakat jelata.

Baca Juga:  Pesan Tegas dari Mapolsek: Jangan Main Hakim Sendiri, Damai Itu Pilihan Terbaik!

Para pengendara motor, buruh harian yang letih, hingga pengemudi bentor perlahan menepikan kendaraan mereka.

Di atas meja sederhana, hidangan hangat tersaji rapi, siap menyambut siapa saja yang ingin mengisi tenaga sekaligus menepis penat.

Wajah Humanis di Balik Seragam Tegas

Suasana di lokasi menjelma menjadi sebuah ruang keluarga raksasa yang penuh keakraban.

Tawa renyah berderai di antara uap makanan yang mengepul, sementara para Polwan melayani dengan ketulusan yang terpancar nyata dari binar mata mereka.

Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan, menuturkan bahwa denyut kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” ini telah memasuki gelombang keenamnya.

Baca Juga:  Call Center 110 Bulukumba: Layanan Bebas Pulsa Respons Cepat

Bagi jajaran kepolisian setempat, setiap pelaksanaan membawa cerita dan kebahagiaan yang kian membesar.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah enam kali kami laksanakan dan antusiasmenya kian membuncah. Ini adalah sebuah kebahagiaan tersendiri ketika kehadiran kami diterima dengan tangan dan hati terbuka,” ujar Iptu Rahmat.

Lebih dari Sekadar Sembangkuk Makanan

Bagi Iptu Rahmat, daya tarik program ini bukan sekadar terletak pada cita rasa kuliner yang mengenyangkan perut.

Lebih dari itu, esensi utamanya adalah bagaimana cara menyapa, mendengar, dan menghadirkan rasa aman serta kepedulian yang autentik.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri tidak hanya hadir saat ada penegakan hukum, tetapi juga berdiri membersamai mereka dalam setiap tarikan napas kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Teguran! Cara Humanis Polantas Bulukumba Jaga Kesawa Pengendara

Merajut Asa Menuju Harmoni Semesta

Respon hangat mengalir deras dari bibir para warga yang menikmati santapan siang itu.

Mereka merasa dihargai dan disapa setara, menciptakan sebuah ikatan emosional yang jarang ditemukan dalam rutinitas birokrasi formal.

Melalui langkah kecil yang konsisten ini, Polres Bulukumba berharap benih-benih kepedulian sosial akan terus bersemi di sanubari warga.

Sebab, di ujung jalan yang penat, senyum seorang abdi negara dan semangkuk kehangatan sederhana terbukti mampu merajut kembali kepercayaan serta keharmonisan semesta.*