Tembus Final Asian Games 2026, Ini Catatan Evaluasi Dua Srikandi Atletik Indonesia

Avatar photo
Foto: Emilia Nova tampil pada nomor heptathlon mengumpulkan total 5.279 poin setelah merampungkan seluruh tujuh nomor pertandingan yang dilombakan/Gilang/kemenpora.go.id/

PENATIMES, NAGOYA — Dua atlet putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi dan Emilia Nova, merampungkan laga final cabang olahraga atletik Asian Games 2026 yang berlangsung di Mizuho Sports Park, Nagoya, Jepang, Jumat (25/9/2026).

Diva Renatta mengakhiri kompetisi nomor women’s pole vault (lompat galah) di peringkat kelima usai mencatatkan lompatan setinggi 4,00 meter. Sementara itu, Emilia Nova yang bertanding pada cabang heptathlon mengumpulkan total 5.279 poin setelah menyelesaikan rangkaian tujuh nomor perlombaan.

Baca Juga:  Terjerat Kasus Whereabouts, Lifter Emas Olimpiade Rizki Juniansyah Gagal Tampil di Asian Games

Hasil Lompat Galah dan Catatan Evaluasi Heptathlon

Capaian Diva di posisi lima besar menambah rekam jejak konsistensi sektor lompat galah putri Indonesia di tingkat regional, setelah dalam beberapa tahun terakhir rekor nasional di nomor ini terus memperlihatkan peningkatan progresif melampaui ambang 4,10 meter.

Di sisi lain, Emilia Nova mengutarakan bahwa performanya di Mizuho Sports Park diwarnai hasil yang beragam di setiap nomor heptathlon.

Baca Juga:  Cetak Sejarah di Nagoya, Tim Pokémon Unite Indonesia Sabet Perak Asian Games 2026

“Lumayan bagus. Ada beberapa nomor yang bagus dan mencapai personal best, tetapi ada beberapa nomor juga yang tidak sesuai ekspektasi,” ujar Emilia usai menyelesaikan perlombaan.

Sebagai informasi, Emilia merupakan peraih medali perak Asian Games 2018 pada nomor 100 meter lari gawang. Keikutsertaannya dalam heptathlon—kombinasi tujuh nomor atletik mencakup lari, lompat, dan lempar—menjadi bagian dari penyesuaian strategi kompetisi pada tingkat Asia.

Dukungan Pemerintah di Mizuho Sports Park

Pertandingan puncak cabang atletik tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat dari tribun penonton. Kehadiran perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga tersebut merupakan bagian dari peninjauan langsung terhadap capaian target kontingen Indonesia pada ajang multievent empat tahunan ini.

Baca Juga:  Asian Games 2026: Rumah Indonesia Resmi Beroperasi di Nagoya

Pemerintah mencatat partisipasi para atlet yang lolos hingga babak final sebagai bahan evaluasi pembinaan prestasi cabang olahraga terukur dalam menghadapi kalender kejuaraan internasional berikutnya.**