PENATIMES, BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten Bulukumba mencatat ratusan pemohon memanfaatkan pengurusan administrasi kependudukan, jaminan sosial, hingga pelayanan kepegawaian dalam hari pertama Jambore Pelayanan Publik (JPP) di Lapangan Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Rabu (7/10/2026).
Program jemput bola di Kecamatan Kajang ini merupakan gelaran ketiga dari rencana sembilan kecamatan di Kabupaten Bulukumba, setelah sebelumnya berlangsung di Kindang dan Bontotiro. Langkah ini disiapkan Pemkab Bulukumba untuk mendekatkan pusat administrasi ke wilayah pelosok guna memangkas biaya dan waktu tempuh warga ke pusat kota.
Rekapitulasi Layanan Adminduk dan Bantuan Sosial
Berdasarkan data rekapitulasi hari pertama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba memproses 237 berkas. Angka tersebut mencakup 167 pencetakan atau penggantian KTP-el, 44 perekaman KTP-el baru, 14 pengurusan Kartu Keluarga (KK), 5 Kartu Identitas Anak (KIA), 4 akta kelahiran, dan 3 akta kematian.
Manfaat pengurusan dokumen di lokasi diakui langsung oleh warga setempat. Nirwana, warga Desa Possi Tanah, menyebut pembaruan identitas kependudukan menjadi lebih praktis tanpa perlu mendatangi kantor dinas di pusat kabupaten.
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba melayani 287 pemohon. Sebanyak 166 pemohon mengakses pengecekan Data Terpadu Sosio Ekonomi Nasional (DTSEN) dan desil, 115 orang mengajukan atau mengecek kepesertaan BPJS PBPU Pemda, 5 pemohon mengecek bantuan sosial, serta 1 pengajuan DTSEN baru.
Warga Desa Bonto Baji, Ansar, menilai mekanisme layanan terpadu ini membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan kejelasan data penerima bantuan. “Sangat memudahkan masyarakat, paling umum dalam hal mengurus administrasi kependudukan. Semoga bisa berlangsung setiap tahunnya, kalau perlu dua kali dalam setahun,” ujar Ansar.
Pemeriksaan Kesehatan dan Layanan Khusus ASN
Pada sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba mencatat 287 penerima layanan. Rinciannya meliputi 243 peserta Cek Kesehatan Gratis (CKG), 25 peserta sosialisasi Griya Sehat, 12 peserta edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), 4 pemeriksaan dokter umum, dan 3 penanganan emergensi oleh Public Safety Center (PSC).
Selain menyasar masyarakat umum, integrasi layanan dalam jambore ini mencakup sektor kepegawaian melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba. Sebanyak 57 Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kecamatan Kajang memanfaatkan pos layanan tersebut.
Layanan kepegawaian yang diakses terdiri dari 39 pemrosesan Data Mandiri System (DMS), 7 konsultasi kepegawaian, 4 pembenahan absensi Dikerja, 3 pengurusan pangkat dan mutasi, 2 pemrosesan berkas PPPK, serta 2 pengajuan cuti.
Kegiatan hari pertama yang dimulai pukul 13.00 WITA tersebut turut dihadiri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Sekretaris Daerah Muh. Ali Saleng, Kepala Dinas Kominfo Andi Uke Indah Pertamasari selaku ketua panitia, serta jajaran pimpinan instansi vertikal dan pemerintah desa setempat. Bupati Bulukumba juga menggelar dialog terbuka bersama warga pada malam harinya untuk menyerap aspirasi pembangunan daerah.*






