Antisipasi Kelangkaan Darah, Kolaborasi Lembaga di Bulukumba Sasar Pendonor Kampus

Avatar photo
Foto: Kolaborasi empat lembaga di Kabupaten Bulukumba menyasar kalangan mahasiswa untuk memperkuat ketersediaan pasokan darah daerah/Penatimes/

PENATIMES, BULUKUMBA — Kolaborasi empat lembaga di Kabupaten Bulukumba menyasar kalangan mahasiswa untuk memperkuat ketersediaan pasokan darah daerah melalui aksi donor darah yang terpusat di Gedung Laboratorium Terpadu STIKES Panrita Husada Bulukumba, Senin (19/10/2026).

 

Aksi kemanusiaan yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan ini mengintegrasikan peran fasilitas pelayanan kesehatan RSUD H. Andi Sulthan Daeng. Radja, organisasi kemanusiaan PMI Kabupaten Bulukumba, institusi pendidikan STIKES Panrita Husada, serta komunitas keagamaan Unit Sosial Kesehatan Muslimah DPC Wahdah Islamiyah Gantarang.

 

Secara nasional, pemenuhan kebutuhan darah kerap menghadapi kendala fluktuasi stok bulanan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar ideal ketersediaan darah minimal 2 persen dari total jumlah populasi suatu wilayah per tahun untuk mengantisipasi kondisi darurat medis dan tindakan medis rutin.

Baca Juga:  RSUD Bulukumba Kerahkan 5 Dokter Spesialis ke Kecamatan Kindang

 

Strategi Penjangkauan Pendonor Muda di Lingkungan Akademis

Pemilihan area kampus sebagai pusat kegiatan ditujukan untuk memperluas jangkauan calon pendonor dari kelompok usia muda. Langkah ini dinilai efektif untuk membangun basis pendonor darah sukarela yang berkelanjutan.

Pengurus Yayasan Panrita Husada Bulukumba, H. Saharuddin Saing, menegaskan komitmen penyediaan fasilitas kampus guna mendukung efektivitas pengumpulan darah dari kalangan mahasiswa.

 

“Pemilihan lingkungan kampus sebagai lokasi donor darah merupakan langkah strategis untuk membantu PMI Bulukumba dan RSUD H. Andi Sulthan Daeng. Radja menjangkau lebih banyak calon pendonor, terutama dari kalangan mahasiswa dan generasi muda,” ujar Saharuddin.

Baca Juga:  Polres Bulukumba Tekan Peredaran Narkoba di Lingkungan Kampus

 

Saharuddin menambahkan bahwa kegiatan di area akademis sekaligus menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial sejak dini.

 

Konsistensi Program dan Menjaga Stabilitas Stok Darah

Pasokan darah yang terkumpul disalurkan langsung untuk memenuhi kebutuhan transfusi pasien di RSUD H. Andi Sulthan Daeng. Radja maupun fasilitas kesehatan lain di wilayah Bulukumba.

 

Humas RSUD H. Andi Sulthan Daeng. Radja sekaligus Pengurus PMI Kabupaten Bulukumba, Maksum, menekankan pentingnya keterlibatan organisasi masyarakat secara konsisten dalam menjaga ketersediaan darah.

Baca Juga:  Call Center 110 Bulukumba: Layanan Bebas Pulsa Respons Cepat

 

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Unit Sosial Kesehatan Muslimah DPC Wahdah Islamiyah Gantarang yang terus melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut melalui kerja sama dengan berbagai instansi guna mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Bulukumba,” kata Maksum.

 

Perwakilan Unit Sosial Kesehatan Muslimah DPC Wahdah Islamiyah Gantarang, Nadia Alfira, menyatakan bahwa aksi ini telah masuk dalam agenda berkala organisasi. Selain menjaga ketersediaan darah daerah, program ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kesehatan dari donor darah secara teratur serta mempererat koordinasi antarlembaga.*