Setetes Darah untuk Kemanusiaan: Aksi Humas Polres Bulukumba Menggugah Empati di Hari Jadi ke-75

Avatar photo
Foto: Personel Humas Polres Bulukumba saat menjalani proses donor darah di UTD RSUD Sultan Daeng Radja untuk memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75/Penatimes/

Menyusuri lorong kemanusiaan, Humas Polres Bulukumba merajut kepedulian nyata lewat bulir-bulir darah penyambung asa sesama.

PENATIMES, BULUKUMBA — Tugas kepolisian tak melulu soal warta tertulis dan sekat formalitas. Menjelang puncak peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 yang jatuh pada 30 Oktober 2026 mendatang, jajaran Humas Polres Bulukumba memilih menyapa masyarakat melalui jalur yang paling mendasar: kepedulian terhadap kehidupan.

Selasa (20/10/2026), suasana hening di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Sultan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba, berubah hangat. Langkah-langkah kaki para personel kepolisian dan sukarelawan berdatangan, membawa ikhtiar sederhana untuk menopang ketahanan stok darah yang kerap menjadi penentu hidup-mati pasien di ruang perawatan.

Baca Juga:  Diduga Lecehkan Al-Quran, Dua Konten Kreator Ditahan Polres Bulukumba

Mengetuk Empati di Balik Tugas Kehumasan

Dari 15 orang yang mendaftarkan diri dengan ikhlas, tim medis meloloskan 10 pendonor yang memenuhi syarat fisik. Hasilnya, 10 kantong darah berhasil terhimpun—menjadi manifestasi nyata bahwa tugas kehumasan tidak berhenti pada penyampaian informasi publik semata, tetapi meluas hingga menyentuh nadi kemanusiaan.

Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah refleksi dari semangat pengabdian Polri yang sejatinya menyatu dengan denyut nadi masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Humas Polri tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Iptu Rahmat di sela-sela kegiatan.

Baca Juga:  Mayoritas Pendonor Pemula, Aksi Kemanusiaan di RSUD Bulukumba Amankan 67 Kantong Darah

Mengalirkan Asa untuk Sesama

Ia mengibaratkan bahwa setiap mili darah yang disumbangkan adalah rajutan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang melawan kondisi kritis. Keterlibatan ini sekaligus menjadi panggilan moral untuk meruntuhkan kekakuan birokrasi dan menggantinya dengan rajutan silaturahmi yang hangat.

“Setetes darah yang didonorkan memiliki arti penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial serta mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan,” tambahnya.

Baca Juga:  Di Balik Kemeriahan Festival Pinisi 2026: Sinergi Senayan dan Pemkab Bulukumba Genjot Perekonomian Lokal

Momentum peringatan tiga perempat abad perjalanan Humas Polri ini ditekankan bukan sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, aksi di UTD RSUD Sultan Daeng Radja menjadi simbol keterbukaan hati dan komitmen pelayanan yang melintasi batas-batas tugas kelembagaan.

“Semoga darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” pungkas Iptu Rahmat.

melangkah menuju usianya yang ke-75, Humas Polres Bulukumba menegaskan kembali pijakannya: hadir jujur dalam warta, dan hadir hangat dalam aksi nyata kemanusiaan.*