“Di bawah langit senja Bulukumba yang menyimpan gelegak asa, 456 pasang mata memandang jauh ke utara—membawa doa sekampung halaman demi mengukir sejarah emas di gelanggang Porprov XVIII Sulawesi Selatan.”
PENATIMES, BULUKUMBA — Halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (2/11/2026), mendadak bergemuruh dalam keheningan yang sarat harap. Angin pagi menyapu barisan rapi ratusan jiwa yang berdiri tegak dengan seragam kebanggaan. Mereka bukan sekadar rombongan pelancong; mereka adalah para ksatria lapangan dari Bumi Panrita Lopi yang siap mengarungi medan juang di tanah rantau.
Secara resmi, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memberangkatkan kontingen yang akan berlaga dalam ajang akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026. Di atas panggung kehormatan, sosok yang akrab disapa Andi Utta itu menatap tajam para atlet dengan binar kebanggaan yang tak disembunyikan.
Pasukan Lintas Arena: Menyatukan Tenaga, Merajut Mimpi
Perjalanan akbar ini melibatkan 456 orang pengusung panji daerah. Dari jumlah tersebut, terhimpun 247 atlet terpilih, 76 pelatih bertangan dingin, serta 161 official dan pendamping setia.
Mereka dipersiapkan untuk bertarung di 29 cabang olahraga yang arena pertandingannya tersebar di Kabupaten Wajo dan Bone pada 7–14 November mendatang. Di balik keberangkatan ini, tersimpan keringat berminggu-minggu dari pemusatan latihan dan sokongan dana hibah KONI Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2026, yang turut dikuatkan oleh kepedulian para bapak angkat cabang olahraga.
Ketua Kontingen Bulukumba, Hamrina A. Muri, mengungkapkan bahwa derap langkah ini adalah permohonan restu semesta.
“Pelepasan ini adalah gerbang penyerahan doa masyarakat Bulukumba. Kami datang bukan untuk sekadar hadir, melainkan untuk menuntaskan amanah,” tutur Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga itu penuh takzim.
Target Tiga Besar dan Nyali Sang Juara
Gelora optimisme turut disuarakan oleh Ketua KONI Bulukumba, Andi Muhammad Hamka. Berbekal tempaan fisik dan mental di arena latihan, pihaknya mematok target tinggi: menembus posisi tiga besar atau setidaknya menyamai tinta emas yang pernah ditorehkan pada Porprov XVII tahun 2022 silam.
Bupati Andi Utta menyambut optimisme tersebut dengan suntikan moril yang membakar dada. Ia mengingatkan bahwa medali memang penting, tetapi karakter dan kehormatan jauh melampaui gemerlap logam mulia.
“Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, hargai keputusan wasit dan juri, serta jaga nama baik daerah. Tunjukkan kemampuan terbaik yang telah kalian persiapkan melalui latihan dan pembinaan selama ini,” pesan Andi Utta di hadapan barisan kontingen.
Bagi sang bupati, Porprov bukan sekadar tempat mendulang medali. Ini adalah kawah candradimuka untuk membangun tradisi olahraga yang mengakar, melahirkan bibit-bibit unggul, serta merawat marwah kebanggaan lokal secara berkelanjutan—mulai dari usia dini hingga penyediaan sarana yang mumpuni.
Pemberangkatan Khidmat yang Disaksikan Para Pemimpin
Upacara pelepasan yang syahdu dan penuh wibawa itu turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah. Tampak Wakil Bupati Andi Edy Manaf berdiri bersisian dengan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Askab PSSI Bulukumba, H. Patudangi. Hadir pula Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng beserta para pejabat eselon dua lingkup Pemda Bulukumba.
Saat derap langkah kontingen mulai meninggalkan halaman kantor bupati menuju Wajo dan Bone, sebuah keyakinan tertinggal di udara: Bulukumba tidak sedang mengirim pasukan untuk berperang, melainkan mengirim para pemenang untuk pulang membawa kemuliaan.*






