RSUD Bulukumba Usung Filosofi Anyorong Lopi di Festival Pinisi XVI

Avatar photo
Foto: Rombongan nakes RSUD Bulukumba berpakaian serba hitam saat ikuti Karnaval Budaya Festival Pinisi XVI/Penatimes/

PENATIMES, BULUKUMBA — Sebanyak 300 tenaga kesehatan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba berparade dalam Karnaval Budaya Festival Pinisi XVI dengan mengenakan pakaian adat serba hitam, mempromosikan nilai-nilai kearifan lokal Anyorong Lopi sebagai fondasi kerja kolektif pelayanan medis daerah.

Rombongan peserta dari berbagai unit dan instalasi rumah sakit tersebut dipimpin langsung oleh Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG.

Penerapan Filosofi Anyorong Lopi dalam Pelayanan Rumah Sakit

Tradisi Anyorong Lopi merupakan ritual adat masyarakat Bulukumba dalam mendorong perahu buatan tangan ke laut secara gotong royong. Tradisi pembuatan kapal Pinisi sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO sejak tahun 2017.

Baca Juga:  SDN 44 Dampang Terapkan Sistem Pemantauan Karakter Siswa

Rizal Ridwan Dappi menjelaskan bahwa semangat kebersamaan dalam meluncurkan kapal bahari tersebut relevan dengan skema kerja tenaga medis di fasilitas kesehatan.

“Tradisi Anyorong Lopi mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, kekompakan, dan semangat untuk mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai inilah yang kami maknai dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba,” kata Rizal.

Baca Juga:  Dilapor Pencemaran Nama Baik, Ini Tanggapan Tim Hukum Supriyadi

Ia menambahkan, efektivitas layanan medis bergantung pada koordinasi antardisiplin ilmu, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga tenaga penunjang lainnya.

“Pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan optimal hanya dengan mengandalkan satu orang atau satu profesi. Dibutuhkan sinergi seluruh unsur pendukung rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Baca Juga:  Persit Kodim hingga Wakil Ketua DPRD Sambangi Korban Kebakaran Bulukumba

Sinergi Budaya Maritim dan Kualitas Layanan Kesehatan

Keterlibatan ratusan personel medis dalam agenda tahunan Pemkab Bulukumba ini dimaksudkan untuk memperkuat komitmen budaya kerja internal sekaligus melestarikan identitas maritim daerah.

Prinsip kerja kolektif yang terkandung dalam tradisi pesisir tersebut diproyeksikan menjadi standar operasional tidak tertulis bagi seluruh insan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.*