PENATIMES, BULUKUMBA – Perhelatan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 resmi berakhir di kawasan Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/10/2026) malam. Ajang tahunan ini difokuskan sebagai sarana perawatan budaya maritim, promosi pariwisata bahari, serta pendorong aktivitas ekonomi masyarakat tempatan melalui pelibatan industri kreatif lokal.
Seni pembuatan kapal tradisional Pinisi di wilayah Bontobahari, Bulukumba, sebelumnya telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia oleh UNESCO pada 8 Desember 2017. Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus memanfaatkan momentum festival ini guna mempertahankan daya tarik sejarah sekaligus memperluas jangkauan pemasaran bahari di tingkat nasional maupun internasional.
Promosi Industri Kapal Pinisi Bontobahari di Panggung Utama
Di sela-sela agenda hiburan malam penutupan, sektor industri galangan kapal tradisional menjadi salah satu sorotan utama. Musisi asal Ternate, Faris Adam, yang hadir sebagai pengisi acara bersama saudaranya, Ryan Adam, secara terbuka mengajak pengunjung untuk mendukung perajin lokal.
Faris menyampaikan bahwa masyarakat atau pihak luar daerah yang berencana memesan perahu tradisional dapat menghubungkan transaksinya dengan pengusaha galangan kapal asal Bontobahari, H. Ariawan.
“Jujur, kami sangat bangga bisa diundang di sini. Jauh-jauh dari Ternate datang performance di Bulukumba. Ini sangat luar biasa,” kata Faris di hadapan para pengunjung.
Ia juga menyoroti ornamen kapal yang terpasang pada infrastruktur perkotaan di Bulukumba sebagai simbol identitas daerah berjuluk Bumi Panrita Lopi tersebut.
“Waktu lewat di Kota Bulukumba tadi, saya melihat ada kapal Pinisi di atas gedung. Ini sangat luar biasa. Pokoknya, Bapak Bupati Bulukumba sangat luar biasa,” tuturnya.
Kunjungan Penonton dan Kehadiran Pejabat DPR RI
Acara penutupan tersebut dihadiri oleh ribuan warga yang datang dari Kabupaten Bulukumba maupun wilayah sekitarnya di Sulawesi Selatan. Sejumlah pejabat publik turut memantau jalannya kegiatan, termasuk Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, yang merupakan legislator asal Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II.
Selama pertunjukan, penyanyi lagu Stecu Stecu tersebut membawakan sejumlah tematik hiburan yang melibatkan interaksi langsung bersama penonton di sekitar Pantai Merpati. Kehadiran figur publik pada penutupan festival ini diarahkan Pemkab Bulukumba untuk menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata daerah.*






