Call Center 110 Bulukumba: Layanan Bebas Pulsa Respons Cepat

Avatar photo
Foto: Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto memberikan pemaparan layanan Call Center 110 dalam Dialog Publik Jambore Pelayanan Publik di Bontomacinna Gantarang Bulukumba/Penatimes/

Di bawah pendar malam Bontomacinna, ketenteraman Bulukumba dianyam kembali—merajut sinergi lewat Tiga Digit Penjaga Ketenangan.

PENATIMES, BULUKUMBA — Malam di Lapangan H. Andi Abdul Jabbar, Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, tidak sekadar berhias pendar lampu stan pelayanan. Pada Rabu malam (21/10/2026), di tengah hangatnya riung warga dalam rangkaian Jambore Pelayanan Publik Kabupaten Bulukumba, sebuah pesan vital dihembuskan untuk menjaga napas ketenangan daerah: kepolisian tidak bisa berdiri sendirian.

Di hadapan sekitar seratus perwakilan ormas, aktivis LSM, insan media, hingga pemangku kebijakan, Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto, A.W., S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam merawat tatanan sosial.

Tiga Digit Penjaga Ketenangan Publik

Dalam ruang Dialog Publik bertema “Peran Ormas/LSM dan Media Massa dalam Meningkatkan Ekonomi dan Kamtibmas”, AKBP Stephanus Luckyto menyosialisasikan kembali saluran darurat Call Center 110 Polri.

Baca Juga:  Bulukumba Masuk Daerah Udara Terburuk, Satlantas Bagi Masker

Layanan inklusif dan bebas pulsa selama 24 jam ini hadir sebagai jembatan yang memangkas jarak antara kegelisahan warga dan kepastian tindakan aparat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketenteraman di Kabupaten Bulukumba,” ungkap AKBP Stephanus Luckyto.

Layanan tiga digit ini menjadi telinga yang selalu terbuka untuk merekam laporan tindak kriminal, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan sebelum membesar menjadi keresahan umum.

Baca Juga:  Polres Bulukumba Tekan Peredaran Narkoba di Lingkungan Kampus

Sinergi Empat Pilar di Tanah Bontomacinna

Dialog publik ini turut mempertemukan Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf, Wakil Bupati H. Andi Edy Manaf, Sekda Muh. Ali Saleng, serta jajaran TNI yang diwakili Danramil Gantarang Kapten Inf. Muhammad Amir.

Dukungan legistatif dari anggota DPRD serta pengawasan dari pimpinan Polsek Gantarang, Kompol H. Haedar Muis, mempertegas hadirnya konsensus bersama dalam memajukan ekonomi lokal berbasis lingkungan yang kondusif.

Kehadiran ormas, insan pers, tokoh agama, dan tokoh pemuda menjadi tiang sangga utama. Sinergi ini memandang bahwa iklim ekonomi yang berdaya hanya dapat tumbuh di atas tanah keamanan yang stabil dan tepercaya.

Harmoni Pelayanan Terpadu untuk Mendorong Ekonomi

Jambore Pelayanan Publik yang berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 ini bukan sekadar panggung diskusi intelektual. Acara ini membumikan negara di tengah-tengah rakyat lewat hadirnya 29 stan pelayanan instansi.

Baca Juga:  BPBD Bulukumba: Korban Jiwa Kebakaran Paduppa Resort Dua Orang

Masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan di stan Dukcapil, urusan kepegawaian di BKD, bantuan sosial di Dinas Sosial, hingga mengakses layanan perbankan, pegadaian, dan koperasi tanpa sekat birokrasi yang rumit.

Inisiatif terpadu ini membuktikan bahwa perlindungan rasa aman dan kemudahan akses pelayanan publik merupakan dua sisi mata uang yang saling menguatkan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Bulukumba.*