PENATIMES, BULUKUMBA — Ancaman kegagalan panen komoditas holtikultura akibat fenomena cuaca kering memicu keterlibatan personel kepolisian dalam penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Anggota Bhabinkamtibmas Desa Padang dan Desa Bontoraja, Aiptu Jusman, mendatangi perkebunan warga untuk membagikan pasokan air dan menyiram tanaman merica milik petani di Desa Bontoraja, Kecamatan Bulukumpa, Senin, 12 Oktober 2026 pukul 16.30 WITA.
Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan penopang hasil perkebunan lada dan rempah di Indonesia Timur, di mana kelangsungan hidup tanaman merica sangat bergantung pada intensitas curah hujan dan kecukupan irigasi. Cuaca ekstrim yang melanda wilayah Bulukumba dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan sumber air warga menyusut sehingga mengancam pertumbuhan produktivitas tanaman perkebunan penduduk setempat.
Penanganan Dampak Kemarau pada Sektor Perkebunan
Aksi penyiraman tanaman secara langsung di lahan perkebunan warga tersebut dilakukan guna meminimalisasi risiko kerusakan permanen pada batang dan daun merica yang rentan terhadap paparan panas berlebih. Di sela penyaluran bantuan tenaga dan irigasi darurat tersebut, Aiptu Jusman menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar warga tetap menjaga kondusivitas lingkungan di tengah tekanan ekonomi akibat ancaman kekeringan.
Komitmen Pelayanan Masyarakat Polres Bulukumba
Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan, mengonfirmasi bahwa aksi Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bagian dari pendekatan pelayanan kepolisian berbasis kebutuhan riil warga. Kehadiran aparat di wilayah agraris tidak hanya difokuskan pada penegakan hukum, tetapi juga bantuan sosial operasional untuk mempererat hubungan antarlembaga dan masyarakat.
“Polisi tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas, tetapi juga harus peduli terhadap masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, membantu meringankan kesulitan warga, serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar Iptu Rahmat Kurniawan.
Iptu Rahmat menambahkan, pendekatan humanis dan responsif melalui kegiatan sambang desa serta aksi bantuan langsung di lapangan akan terus dijalankan oleh jajaran Polres Bulukumba guna menciptakan lingkungan kemasyarakatan yang kondusif selama masa krisis iklim berlangsung.*






