PENATIMES, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membagikan voucher belanja senilai Rp50.000 kepada masyarakat dalam rangkaian pembukaan Pasar Murah dan Job Fair di Lapangan Hasanuddin, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Jumat (16/10/2026) pukul 18.30 WITA. Kegiatan ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan yang dipimpin Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Langkah intervensi ekonomi tersebut dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika inflasi daerah sekaligus menekan angka pengangguran terbuka. Sulawesi Selatan secara historis memegang peran strategis sebagai lumbung pangan nasional di wilayah Indonesia timur dengan kontribusi produksi beras tahunan yang signifikan.
Jadwal Pasar Murah dan Akses Lapangan Kerja
Rangkaian Pasar Murah berlangsung mulai Jumat malam hingga Minggu, 18 Oktober 2026. Pemerintah daerah melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk mengisi stan komoditas pokok dan produk olahan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, mengonfirmasi bahwa skema voucher belanja diberikan langsung saat pembukaan acara untuk memicu aktivitas transaksi ekonomi warga.
“Sejumlah UMKM lokal kita libatkan dalam pasar murah, hal ini sesuai arahan Pak Gubernur bagaimana menjaga daya beli masyarakat, jadi kita siapkan voucher belanja,” ujar Andi Winarno di Makassar.
Selain pasar murah, area Lapangan Hasanuddin dan pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulsel juga memfasilitasi bursa kerja (job fair) guna menjembatani pencari kerja dengan perusahaan penyedia lowongan dari berbagai sektor industri.
Rute Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Pangan
Puncak peringatan berlanjut pada Minggu (18/10/2026) pukul 06.00 WITA melalui agenda Jalan Sehat Anti Mager yang terintegrasi dengan Kirab Swasembada Pangan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan beserta instansi lintas sektor.
Kirab pangan ditujukan untuk menautkan komitmen daerah terhadap kedaulatan pangan lokal, sementara jalan sehat difokuskan pada kampanye gaya hidup aktif bagi warga kota.
Andi Winarno menjelaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat diajak berpartisipasi guna memperkuat kolaborasi lintas daerah.
“Kita nanti ada Jalan Sehat Anti Mager pada hari minggu, melibatkan seluruh masyarakat Sulsel untuk membudayakan hidup sehat sekaligus memanfaatkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi,” kata Andi Winarno.
Panitia penyelenggara menyediakan sejumlah hadiah bagi peserta yang memenuhi ketentuan pendaftaran program Anti Mager, meliputi dua paket umrah, dua unit sepeda motor listrik, dan 10 unit sepeda.
“Harapan kita, masyarakat semakin aktif bergerak, ekonomi terus tumbuh, swasembada pangan semakin kuat, dan pembangunan infrastruktur terus berjalan untuk kesejahteraan bersama demi Sulsel maju dan berkarakter,” tutur Andi Winarno.*






